Depresi Desember 24, 2007
Posted by husniabdillah07 in Artikel.trackback
DEPRESI
Deskripsi
Menurut Atkinson (1991) depresi sebagai suatu gangguan mood yang dicirikan tak ada harapan dan patah hati, ketidakberdayaan yang berlebihan, tak mampu mengambil keputusan memulai suatu kegiatan, tak mampu konsentrasi, tak punya semangat hidup, selalu tegang, dan mencoba untuk bunuh diri.
Menurut Depkes dalam PPDGJ (1982) depresi adalah gangguan afektif ( mood ) yang ditandai oleh adanya kehilangan minat terhadap aktivitas yang menyenangkan, afek disforik ( rasa sedih, putus asa), hilangnya semangat, hilangnya semangat, hilangnya kemampuan berpikir dan adanya pikiran untuk bunuh diri. Lebih lanjut,Menurut APA dalam DSM-IV (1994), gambaran utama depresi adalah dalam jangka waktu paling sedikit 2 minggu mengalami perasaan (mood) yang murung atau kehilangan minat terhadap semua aktivitas yang menyenangkan.
Penyebab
ebenarnya penyebab depresi bisa dilihat dari faktor biologis ( seperti misalnya karena sakit, pengaruh hormonal, depresi pasca melahirkan, penurunan berat yang drastis) dan faktor psikososial ( misalnya konflik individual dan interpersonal, masalah eksistensi, masalah kepribadian, masalah keluarga ). Ada pendapat yang menyatakan bahwa masalah keturunan punya pengaruh terhadap kecenderungan munculnya depresi.
Gejala
ejala individu yang terkena depresi pada umumnya adalah hampir tiap hari paling sedikit mengalami empat gejala sebagai berikut :perubahan dalam nafsu makan dan berat badan, tidur dan aktivitas psikomotor, penurunan energi, merasa tak berguna atau merasa bersalah, kesulitan berfikir, berkonsentrasi atau membuat keputusan, berfikir untuk mati atau mencoba bunuh diri.
Komentar»
No comments yet — be the first.